Advertisement
Jabar24.com || Indramayu. Viral rekaman video milik salah satu wartawan di Indramayu, Guntur dihardik oleh oknum Kontraktor dengan wajah cemberut ber kata kata " Tak Banting HP Mu .", Jumat malam (19/12/2025) di Jembatan dekat Alun Alun Indramayu.
Peristiwa tidak mengenakan itu, terjadi disaat Guntur sedang meliput kegiatan proyek rehabilitasi jalan Hotmix di lokasi.
Tiba tiba pria berwajah Abang kumis menghampiri Guntur yang sedang merekam, ." siapa kamu, mana kartu identitas wartawan nya." Ujar Abang kumis
Namun Guntur tidak mau menunjukan kartu identitasnya, ." Saya wartawan dari Metroonline, saya tanya, anda disini sebagai apa, sebelum saya tunjukan identitas saya." Gertak Guntur
Nada tinggi Guntur membuat bang kumis ucap kata kata hardik." Tak Banting HP mu." Gertak bang kumis
Mendengar kata kata kasar tersebut, Guntur pun tidak menghiraukan dan menggeser kameranya untuk mengambil rekaman video lain di proyek yang sedang berjalan.
." Ada pekerjaan hotmix tapi tidak ada papan informasi di lokasi kerjaan, ini gmn ini." Ujar Guntur
rekaman video akhirnya menjadi viral, dan mendapatkan kecaman dari berbagai pihak.
Toni RM, Pengacara kondang di Indramayu, membuat status di Akun Facebook nya.
." Jangan sok jagoan! Proyek yang Anda kerjakan itu dibiayai pakai uang rakyat jadi kalau ada masyarakat atau Wartawan yang bertanya jawab saja sesuai kapasitas Anda karena penggunaan uang rakyat memang harus transparan, jangan ancam-ancam banting HP Wartawan.." Rilis Toni RM
Menurutnya, perlu diketahui bahwa penggunaan uang rakyat itu harus transparan, jangan mencurangi pekerjaan fasilitas umum yang menjadi hak masyarakat yang ingin hasil kerjaannya berkualitas sesuai pagu anggaran dari uang rakyat yang dikeluarkan.
." Kalau saya cek di di LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) di Pemda Indramayu, meang ada nama pekerjaan di Jembatan Cimanuk. Nama pekerjaan itu adalah “Peneliharaan Rutin Jembatan Cimanuk.” Pekerjaan itu nilainya Rp299 juta, tepatnya Rp299.321.000. Satuan kerjanya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Indramayu." Tulisnya di akun Facebook.
Nama perusahaan pemenang tendernya CV Tiga Utama, beralamat di Jl. Sidomukti No. 32 RT 02 RW 03 Keluraha Paoman, Indramayu. Siapa pemilik CV tersebut?
." Coba masyarakat cek pemeliharaan rutin dengan nilai proyek sebesar Rp299 juta itu apa saja sih yang dikerjakan? Masyarakat Indramayu berhak mengetahui dan bisa cek langsung pekerjaan itu dan bisa tanyakan langsung ke pelaksana proyek atau Pejabat Dinas PUPR Kabupaten Indramayu. Jangan sampai masyarakat dibodohi terus oleh oknum-oknum pelaksana proyek sementara Pejabat Pengawasnya tidak peduli dengan kualitas pekerjaan." Tulis Toni RM
Bayangkan seandainya bangun jembatan baru kemudian uangnya banyak di korupsi, pekerjaan asal jadi tidak sesuai spek, speknya dikurangi sehingga kulatas berkurang, kemudian belum lama jembatan ambruk, siapa yang dirugikan? Masyarakat bisa berjatuhan saat melewati jembatan tersebut ambruk.
Itulah kenapa pekerjaan untuk fasilitas umum harus diawasi juga oleh masyarakat.
Mulai pagi ini silakan masyarakat bisa cek ke lokasi pekerjaan “Pemeliharaan Rutin Jembatan Cimanuk” itu mengerjakan apa saja nilainya sampai Rp299 juta itu.
Supaya masyarakat tahu bahwa masyarakat berhak mengawasi proyek yang dibiayai dari uang rakyat." Tulis akun Toni RM di Facebook. (BD).

